Sabtu, 16 Februari 2013

Korban Bencana Abrasi di Mamuju Segera Mengharapkan Bantuan Pemerintah

Puluhan kepala keluarga yang menjadi korban terjangan ombak besar di Desa Tampalang, Kecamatan Tappalang, Mamuju, Sulawesi Barat masih terus menunggu datangnya bantuan.

Selain bahan bangunan untuk membangun rumah yang rusak, bantuan yang sangat diharapkan adalah pembangunan kembali tanggul penahan ombak yang sudah hancur diterjang ombak.

Salah seorang warga setempat Abdul Kadir mengatakan, seharusnya pemkab dan DPRD Mamuju meninjau lokasi bekas abrasi tersebut, dan menjelaskan pada warga perihal kenapa sampai sekarang mereka belum mendapatkan bantuan.

"Bantuan tanggul yang dijanjikan pemerintah, sampai sekarang juga belum ada. Padahal informasi yang kami dengar tanggul itu telah dianggarkan sejak tahun 2011 lalu," terang Kadir yang juga merupakan Fasilitator Kecamatan (FK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd), Jumat (15/2).

Warga menyatakan dengan belum dibangunnya tanggul penahan ombak, saat ini warga yang sebagain masih bertahan di bibir pantai terus diliputi kekhawatiran dengan terjangan ombak.

Bencana abarasi ombak besar di desa ini terjadi sejak 3 tahun terakhir. Sebagian warga sudah pindah tempat tinggal, namun sebagian lainnya memilih bertahan karena beralasan tak punya tempat tinggal lain yang dekat dengan
sumber mata pencaharian sebagai nelayan dan penjual hasil laut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar